Menjelang Muktamar NU, Pemkab Jombang Perbaiki Jalan dan Atur Lalu Lintas

Persiapan Muktamar ke-35 NU di Jombang Terus Dimatangkan

Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan berlangsung pada 27 hingga 31 Agustus 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang terus mematangkan persiapan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pembentukan tim khusus untuk memastikan segala kebutuhan pendukung dapat terpenuhi.

Sekda Kabupaten Jombang, Agus Purnomo menjelaskan bahwa berbagai kebutuhan seperti perbaikan jalan, layanan kesehatan, hingga rekayasa lalu lintas sedang diprioritaskan agar pelaksanaan Muktamar berjalan lancar dan aman. Tim khusus ini juga bertugas berkoordinasi dengan panitia lokal agar semua kebutuhan yang menjadi kewenangan pemda dapat segera ditindaklanjuti.

Adapun fokus persiapan meliputi:

  • Perbaikan akses jalan menuju lokasi penyelenggaraan Muktamar.
  • Pemasangan penerangan jalan umum (PJU).
  • Penyediaan toilet portabel.
  • Layanan kesehatan.
  • Pelebaran akses jalan yang diperlukan.

Sebagai informasi, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi menunjuk Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, sebagai tuan rumah penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU 2026. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Gabungan Harian Syuriyah-Tanfidziyah di Gedung PBNU Lantai 8, Jalan Kramat Raya 164, Salemba, Jakarta Pusat pada Selasa, 7 Juli 2026.

Agus Purnomo menyampaikan bahwa persiapan Muktamar ke-35 NU tidak dibiayai anggaran hibah khusus. Hal ini dikarenakan penetapan Jombang sebagai tuan rumah berlangsung mendadak, sehingga alokasi anggaran belum sempat dimasukkan ke APBD. Ia menjelaskan bahwa penyusunan anggaran dilakukan H-1 tahun, namun penunjukan Jombang sebagai tuan rumah terjadi secara tiba-tiba.

“Karena itu, kita melihat kondisi kaitan dengan anggaran yang ada di OPD masing-masing,” ujar Agus.

Ia memastikan setiap organisasi perangkat daerah (OPD) terkait diminta mengoptimalkan anggaran yang tersedia sesuai tugas dan kewenangan masing-masing untuk mendukung pelaksanaan Muktamar. Targetnya, seluruh fasilitas pendukung sudah siap sebelum muktamar dimulai.

Selain infrastruktur, Pemkab Jombang juga menyusun rekayasa lalu lintas bersama TNI, Polri, dan Satlantas Polres Jombang untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas selama pelaksanaan Muktamar NU ke-35. Dengan adanya koordinasi intensif antara pihak-pihak terkait, diharapkan lalu lintas dapat terkelola dengan baik dan tidak mengganggu jalannya acara.

Persiapan yang matang ini menunjukkan komitmen Pemkab Jombang dalam menyelenggarakan Muktamar ke-35 NU dengan sebaik-baiknya. Dengan berbagai langkah yang telah diambil, diharapkan Muktamar bisa berjalan lancar dan memberikan pengalaman yang memuaskan bagi peserta dan tamu undangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *