Peristiwa Penamparan di Latihan Santos, Neymar Minta Maaf kepada Robinho Junior
Insiden yang terjadi dalam sesi latihan klub Santos beberapa waktu lalu akhirnya mendapat respons dari bintang sepak bola Brasil, Neymar. Ia secara terbuka menyampaikan permintaan maaf kepada rekan setimnya, Robinho Junior, setelah terjadi peristiwa penamparan yang sempat viral.
Peristiwa tersebut terjadi di kompleks latihan CT Rei Pele milik Santos pada hari Minggu (3/5). Menurut informasi yang beredar, Neymar tersulut emosi setelah Robinho Junior berhasil melewatinya dengan aksi dribel yang menarik perhatian. Insiden ini kemudian menjadi sorotan setelah Santos mengumumkan akan membuka investigasi internal terkait pertengkaran antara dua pemain tersebut.
Setelah pertandingan Copa Sudamericana melawan Recoleta di Paraguay yang berakhir imbang 1-1 pada Rabu (6/5), Neymar mengakui bahwa dirinya telah bertindak berlebihan. Ia menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada Robinho Junior dan keluarganya.
“Kalau kalian ingin permintaan maaf di depan media, ini dia. Saya sudah meminta maaf kepadanya dan keluarganya. Saya sudah melewati batas,” ujar Neymar saat berbicara kepada wartawan.
Robinho Junior juga mengonfirmasi bahwa ia memang ditampar oleh Neymar. Meskipun begitu, ia menegaskan bahwa masalah tersebut kini sudah selesai dan tidak lagi menjadi isu di dalam tim. “Semuanya sudah selesai. Situasi itu sempat membuat saya kecewa karena dia adalah idola saya sejak kecil. Saya sudah membicarakannya dengan orang tua saya dan saya menerima permintaan maafnya,” kata Robinho Junior.
Hubungan antara kedua pemain tampak kembali membaik saat Santos melawan Recoleta. Neymar mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut dan langsung memeluk Robinho Junior ketika merayakan gol. Ia juga menegaskan bahwa insiden seperti ini sering terjadi dalam dunia sepak bola.
“Dia adalah anak yang sangat saya sukai dan punya kedekatan khusus dengan saya. Hal seperti ini bisa terjadi di sepak bola. Kadang Anda bertengkar dengan teman atau saudara sendiri,” ujarnya.
Di tengah berbagai masalah cedera yang terus menghantui dalam beberapa tahun terakhir, Neymar tetap berharap bisa kembali memperkuat tim nasional Brasil di Piala Dunia 2026. Mantan pemain Barcelona dan Paris Saint-Germain ini belum tampil untuk Brasil sejak Oktober 2023.
Pelatih baru Brasil, Carlo Ancelotti, dijadwalkan akan mengumumkan skuad final Piala Dunia pada 18 Mei mendatang. Dengan pengalaman dan kontribusi yang telah dibuktikannya, harapan besar ditempatkan pada Neymar agar dapat kembali berkontribusi bagi negara tercinta.
Sementara itu, ayah Robinho Junior saat ini tengah menjalani hukuman penjara sembilan tahun di Brasil setelah divonis bersalah dalam kasus pemerkosaan di Italia pada 2017. Meski demikian, Robinho Junior tetap fokus pada karier sepak bolanya dan menjaga hubungan baik dengan rekan-rekannya di Santos.
Tinggalkan Balasan