Posyandu Tanjabbar Transformasi ke 6 SPM Layanan Tak Lagi Hanya Kesehatan

TanjabBar, Forumnusantaranews.com-
Pemeritah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) melalui Pos Pelayanan Terpadu Posyandu terus mengupayakan pemberian layanan dasar terintegrasi bagi masyarakat melalui enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Keenam layanan dasar tersebut mencakup sektor pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan, ketenteraman dan ketertiban, serta perlindungan sosial.
Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Fadhilah Sadat, menyampaikan hal tersebut saat kunjungan kerja di Posyandu Mawar II, Desa Betara Kanan, Kecamatan Kuala Betara, Selasa (29/7/2026).
“Melalui enam standar pelayanan minimal, masyarakat tidak hanya memperoleh layanan kesehatan, tetapi juga dapat menyampaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan pendidikan, rumah tidak layak huni, sanitasi, bantuan sosial, hingga pelayanan dasar,” kata Fadhilah.
Menurutnya, Posyandu kini telah bertransformasi. Tidak lagi hanya berfokus pada penimbangan balita dan kesehatan ibu anak, tetapi juga menjadi pusat pengaduan dan pelayanan dasar masyarakat.
Fadhilah menegaskan keberhasilan implementasi Posyandu 6 SPM sangat bergantung pada sinergi seluruh pihak. Mulai dari pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kader, hingga masyarakat.
Untuk itu ia mengajak seluruh kader Posyandu agar terus meningkatkan semangat, dedikasi, dan mengoptimalkan kualitas pelayanan.
Ia juga mendorong percepatan pembentukan dan pengukuhan Tim Pembina Posyandu di tingkat kecamatan maupun desa. Tujuannya agar implementasi Posyandu 6 SPM dapat berjalan optimal di seluruh wilayah Tanjabbar.
Dalam kesempatan yang sama, Fadhilah mengingatkan pentingnya pencegahan stunting sejak masa kehamilan. Caranya melalui pemenuhan gizi seimbang, penerapan pola konsumsi Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman B2SA, serta dukungan keluarga dalam menjaga kesehatan ibu dan anak.
Sebagai bentuk kepedulian, Fadhilah turut menyerahkan bantuan paket sembako kepada para lanjut usia lansia, ibu hamil, dan anak yang berisiko stunting di Posyandu Mawar II.
“Harapan kita tidak ada lagi anak-anak yang mengalami stunting. Mari bersama-sama memastikan anak-anak tumbuh sehat, cerdas, serta mendapatkan asupan gizi yang baik sejak dalam kandungan hingga usia dini,” imbaunya.
Dengan transformasi Posyandu 6 SPM, Pemkab Tanjabbar berharap layanan dasar dapat lebih merata, terintegrasi, dan tepat sasaran hingga ke desa-desa.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *