Masyarakat Diundang Tingkatkan Kesadaran Lingkungan dalam Menghadapi Musim Kemarau 2026
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kesadaran bersama dalam menghadapi potensi musim kemarau yang panjang pada tahun 2026. Hal ini dipengaruhi oleh fenomena Super El Nino, yang diperkirakan akan memengaruhi iklim wilayah Riau. Ajakan tersebut disampaikan melalui pelaksanaan Riau Bhayangkara Run 2026, yang akan digelar pada Minggu (19/6) mendatang.
Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya menjadi agenda olahraga tahunan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat solidaritas dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Menurutnya, kesiapan menghadapi musim kemarau harus dimulai dari sekarang.
Perhatian ini merujuk pada prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan bahwa periode Juni hingga Agustus 2026 akan memasuki musim kemarau dengan disertai fenomena “Super El Nino”. Kondisi ini dinilai dapat meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Riau.
“Oleh karena itu, dalam menyongsong Hari Bhayangkara ke-80, Polri mengajak seluruh masyarakat untuk menyiapkan kesadaran ekologis. Kita harus bersama-sama menjaga alam, menjaga lingkungan, dan memastikan keberlanjutannya bagi anak cucu kita di masa depan,” ujar Herry kepada wartawan, Minggu (10/5).
Ia juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk aktif berperan dalam memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta memperkuat mitigasi bencana melalui keterlibatan bersama.
“Saya tegaskan bahwa bumi ini hanya satu dan kita wajib menjaganya demi keberlanjutan bersama,” tambahnya.
Menurut Herry, olahraga dapat menjadi sarana efektif untuk mempererat hubungan antara masyarakat sekaligus menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga lingkungan, kesehatan, dan masa depan generasi muda.
“Melalui Riau Bhayangkara Run, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan antara polisi dan masyarakat. Ini bukan hanya tentang berlari, tetapi tentang bagaimana kita bergerak bersama menjaga Riau,” tegasnya.
Tujuan dan Pesan yang Disampaikan
Sementara itu, Ketua Pelaksana Riau Bhayangkara Run 2026, Kombes Pol Daniel Widya Mucharam, menjelaskan bahwa kegiatan ini lahir dari semangat membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat melalui aktivitas yang sehat, positif, dan memberi manfaat luas.
Daniel menuturkan bahwa Riau saat ini menghadapi sejumlah isu strategis yang membutuhkan perhatian bersama, seperti karhutla, ancaman penyalahgunaan narkoba, hingga pelestarian lingkungan dan satwa endemik seperti gajah Sumatera.
“Karena itu melalui Riau Bhayangkara Run 2026, kami ingin menghadirkan sebuah kegiatan yang bukan hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki nilai sosial,” tuturnya.
Riau Bhayangkara Run 2026 mengusung tagline “Run With Purpose, Move Forward With Riau”. Kegiatan ini menghadirkan tiga kategori lomba, yaitu Half Marathon 21K tingkat nasional dan internasional, 10K, serta 5K. Seluruh rangkaian start dan finish akan dipusatkan di Mapolda Riau.
Pendaftaran peserta dilakukan secara daring melalui website resmi riaubhayangkararun.com. Adapun pengambilan race pack dijadwalkan berlangsung pada 17–18 Juli 2026 di Gelanggang Remaja Pekanbaru.
Dengan demikian, Riau Bhayangkara Run 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi momen penting untuk memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan iklim yang mungkin terjadi di masa depan.
Tinggalkan Balasan