Jambi, Forumnusantaranews.com-
Program prioritas Pemerintah Kota Jambi, Kampung Bahagia, tahap pertama mulai menunjukkan dampak nyata di tingkat RT. Hal itu tampak saat penyerahan pemanfaatan bantuan untuk RT 07, Kelurahan Tanjung Raden, Kecamatan Danau Teluk, Senin pagi, (29/6/2026).
Penyerahan barang bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A. Bantuan yang diserahkan meliputi sarana fisik dan non-fisik yang dibutuhkan warga, yakni tenda, kursi, sound system, serta bentor yang akan digunakan Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat atau OPBM.
Kegiatan penyerahan dirangkai dengan aksi gotong royong bersama masyarakat RT 07. Warga tampak antusias membersihkan lingkungan dan merapikan fasilitas umum usai menerima bantuan.
Dalam sambutannya, Wawako Diza menyampaikan apresiasi tinggi kepada pengurus RT dan seluruh warga yang telah menjalankan program Kampung Bahagia dengan disiplin dan semangat kebersamaan.
“Program Kampung Bahagia dirancang agar masyarakat aktif terlibat membentuk prioritas pembangunan di lingkungannya sendiri. Tujuannya jelas, memperkuat semangat gotong royong dan mendorong pembangunan yang merata sampai ke tingkat RT, bukan hanya di pusat kota,” kata Diza.
Ia menekankan pentingnya mekanisme musyawarah dalam program ini. Menurutnya, RT 07 Tanjung Raden sudah menjalankan sesuai panduan Pemkot Jambi.
“Alhamdulillah, masyarakat di sini sudah menjalankan sesuai mekanisme. Ada diskusi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh perempuan sesuai kebutuhan. Pendataan juga dilakukan secara jelas dan transparan. Ini kunci agar bantuan tepat sasaran dan manfaatnya dirasakan semua,” jelasnya.
Diza berharap semangat ini terus dijaga. Ia menargetkan OPBM yang didukung becak motor bantuan bisa membuat Tanjung Raden lebih bersih, sementara fasilitas lain seperti sound system dan tenda bisa dipakai untuk kegiatan kemasyarakatan.
“Mudah-mudahan Kampung Bahagia dan OPBM bisa terus berjalan baik ke depan. Kalau RT-RT lain meniru semangat RT 07 ini, insyaAllah terwujud Kota Jambi yang bersih, aman, dan bahagia seperti visi kita bersama,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua LPM Kelurahan Tanjung Raden Raden Zeine mewakili warga mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Jambi atas anggaran yang disalurkan langsung ke RT.
“Program Kampung Bahagia sangat membantu kami. Dana ini kami gunakan untuk fasilitas pembukaan jalan lingkungan, pengadaan sound system, becak motor untuk OPBM, dan CCTV untuk menjaga keamanan kampung. Semua alat sudah kami fungsikan semaksimal mungkin demi kepentingan warga,” ujarnya singkat.
Turut hadir mendampingi Wawako, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Dr. H. Mulyadi, M.Pd., M.E., Camat Danau Teluk, Lurah Tanjung Raden, Forum Ketua RT se-Kelurahan Tanjung Raden, serta ratusan warga RT 07.
Program Kampung Bahagia sendiri merupakan inisiatif Pemkot Jambi untuk menguatkan peran RT sebagai ujung tombak pembangunan. Setiap RT mendapat anggaran langsung untuk diputuskan penggunaannya melalui musyawarah warga, sesuai kebutuhan dan skala prioritas masing-masing.(Tat/Nic)
Program prioritas Pemerintah Kota Jambi, Kampung Bahagia, tahap pertama mulai menunjukkan dampak nyata di tingkat RT. Hal itu tampak saat penyerahan pemanfaatan bantuan untuk RT 07, Kelurahan Tanjung Raden, Kecamatan Danau Teluk, Senin pagi, (29/6/2026).
Penyerahan barang bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A. Bantuan yang diserahkan meliputi sarana fisik dan non-fisik yang dibutuhkan warga, yakni tenda, kursi, sound system, serta bentor yang akan digunakan Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat atau OPBM.
Kegiatan penyerahan dirangkai dengan aksi gotong royong bersama masyarakat RT 07. Warga tampak antusias membersihkan lingkungan dan merapikan fasilitas umum usai menerima bantuan.
Dalam sambutannya, Wawako Diza menyampaikan apresiasi tinggi kepada pengurus RT dan seluruh warga yang telah menjalankan program Kampung Bahagia dengan disiplin dan semangat kebersamaan.
“Program Kampung Bahagia dirancang agar masyarakat aktif terlibat membentuk prioritas pembangunan di lingkungannya sendiri. Tujuannya jelas, memperkuat semangat gotong royong dan mendorong pembangunan yang merata sampai ke tingkat RT, bukan hanya di pusat kota,” kata Diza.
Ia menekankan pentingnya mekanisme musyawarah dalam program ini. Menurutnya, RT 07 Tanjung Raden sudah menjalankan sesuai panduan Pemkot Jambi.
“Alhamdulillah, masyarakat di sini sudah menjalankan sesuai mekanisme. Ada diskusi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh perempuan sesuai kebutuhan. Pendataan juga dilakukan secara jelas dan transparan. Ini kunci agar bantuan tepat sasaran dan manfaatnya dirasakan semua,” jelasnya.
Diza berharap semangat ini terus dijaga. Ia menargetkan OPBM yang didukung becak motor bantuan bisa membuat Tanjung Raden lebih bersih, sementara fasilitas lain seperti sound system dan tenda bisa dipakai untuk kegiatan kemasyarakatan.
“Mudah-mudahan Kampung Bahagia dan OPBM bisa terus berjalan baik ke depan. Kalau RT-RT lain meniru semangat RT 07 ini, insyaAllah terwujud Kota Jambi yang bersih, aman, dan bahagia seperti visi kita bersama,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua LPM Kelurahan Tanjung Raden Raden Zeine mewakili warga mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Jambi atas anggaran yang disalurkan langsung ke RT.
“Program Kampung Bahagia sangat membantu kami. Dana ini kami gunakan untuk fasilitas pembukaan jalan lingkungan, pengadaan sound system, becak motor untuk OPBM, dan CCTV untuk menjaga keamanan kampung. Semua alat sudah kami fungsikan semaksimal mungkin demi kepentingan warga,” ujarnya singkat.
Turut hadir mendampingi Wawako, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Dr. H. Mulyadi, M.Pd., M.E., Camat Danau Teluk, Lurah Tanjung Raden, Forum Ketua RT se-Kelurahan Tanjung Raden, serta ratusan warga RT 07.
Program Kampung Bahagia sendiri merupakan inisiatif Pemkot Jambi untuk menguatkan peran RT sebagai ujung tombak pembangunan. Setiap RT mendapat anggaran langsung untuk diputuskan penggunaannya melalui musyawarah warga, sesuai kebutuhan dan skala prioritas masing-masing.(Tat/Nic)
Tinggalkan Balasan