Keluhan Warga Terhadap Kenaikan Tagihan Listrik di Bulan April 2026
Beberapa warga mengeluhkan kenaikan tagihan listrik yang mencapai dua kali lipat pada bulan April 2026. Keluhan ini muncul dari berbagai akun media sosial, termasuk akun X @aw*** yang menyampaikan pengalamannya pada Sabtu, 2 Mei 2026.
“Biasanya total tagihan hanya sekitar 800.000, tapi dalam dua bulan terakhir naik menjadi 1,3 hingga 1,4 juta. Elektronik yang digunakan tidak ada yang baru, semua sama seperti biasa. Saya benar-benar syok,” tulis akun tersebut.
Tidak hanya itu, warganet lainnya juga menyampaikan keluhan serupa. “Tagihan untuk dua meteran biasanya hanya berkisar 5 hingga 6 juta, namun bulan ini mencapai 9,6 juta. Hampir dua kali lipat,” tulis salah satu pengguna media sosial.
Bahkan, seorang warganet lainnya mengatakan, “Saya kira saya sendiri yang mengalami hal ini, karena biasanya hanya sekitar 300.000-an per hari, tapi hari ini sudah membayar 400.000-an.”
Musim Kemarau dan Pengaruhnya terhadap Tagihan Listrik
Pada bulan April hingga Mei 2026, wilayah Indonesia memasuki musim kemarau. Hal ini membuat banyak orang khawatir dengan kenaikan tagihan listrik. Apakah cuaca panas benar-benar menjadi penyebab utamanya?
Menurut Dana Puspita Sari, Manajer Komunikasi, Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Jawa Timur, kenaikan tagihan listrik umumnya disebabkan oleh peningkatan konsumsi pelanggan, bukan karena perubahan tarif. Ia menjelaskan bahwa pada periode cuaca panas, penggunaan peralatan seperti AC, kipas angin, dan kulkas cenderung meningkat, sehingga konsumsi listrik ikut naik.
Selain itu, Dana menambahkan bahwa ada faktor lain yang turut memengaruhi, antara lain durasi penggunaan peralatan listrik yang lebih lama, penambahan peralatan listrik baru, serta kondisi peralatan yang kurang efisien.
Penjelasan Ahli tentang Penyebab Kenaikan Tagihan Listrik
Toto Sukisno, dosen pendidikan teknik elektro dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), juga memberikan penjelasan serupa. Menurutnya, kenaikan tagihan listrik disebabkan oleh peningkatan penggunaan energi. Ia menjelaskan bahwa durasi pemakaian meningkat karena cuaca panas yang memaksa kompresor AC bekerja lebih keras, sehingga konsumsi energinya pun meningkat.
Tips Hemat Listrik Saat Cuaca Panas
Untuk mengurangi beban tagihan listrik, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
- Atur Penggunaan AC
- Set suhu AC di kisaran 24–26°C agar kompresor tidak bekerja terlalu keras.
- Hindari sering menyalakan dan mematikan AC, karena proses start dari nol menyedot daya besar.
- Gunakan mode dry saat udara lembap untuk mengurangi beban listrik.
-
Rutin bersihkan filter AC agar sirkulasi udara lancar dan mesin tidak boros energi.
-
Optimalkan Ventilasi Alami
- Buka jendela di pagi atau malam hari untuk sirkulasi udara segar.
- Gunakan ventilasi silang (cross ventilation) agar udara panas keluar dan udara sejuk masuk.
-
Tutup tirai atau gorden berwarna terang di siang hari untuk memantulkan panas matahari.
-
Gunakan Peralatan Hemat Energi
- Pilih perangkat elektronik berlabel hemat energi/efisiensi tinggi.
- Matikan peralatan listrik saat tidak digunakan.
-
Hindari menambah perangkat baru yang tidak mendesak.
-
Kurangi Sumber Panas Internal
- Minimalkan penggunaan oven, setrika, atau perangkat yang menghasilkan panas berlebih di siang hari.
-
Letakkan kulkas di tempat teduh agar tidak bekerja ekstra.
-
Memanfaatkan Trik Sederhana
- Gunakan kipas angin dengan es batu di depannya untuk efek dingin instan.
Tinggalkan Balasan