DOSEN PSIKOLOGI UIT INDRA WIJAYA RAIH GELAR DOKTOR DI UIN ALAUDDIN MAKASSAR

Makassar, forumnusantaranews.com

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh civitas akademika Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar. Dosen Fakultas Psikologi UIT, Indra Wijaya, S.Psi., M.Psi, resmi meraih gelar Doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam Ujian Promosi Doktor pada Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Rabu (10/6/2026).
Dalam ujian promosi doktor tersebut, Indra Wijaya mengangkat disertasi pada Konsentrasi Pendidikan dan Keguruan dengan judul “Pengaruh Spiritualitas dan Dukungan Sosial terhadap Resiliensi Santri dengan Mediasi School Well-Being di Pesantren se-Sulawesi Selatan.”
Ujian promosi doktor ini dipimpin oleh tim penguji yang terdiri atas Promotor Prof. Dr. H. Hasyim Haddade, S.Ag., M.Ag, Kopromotor Dr. Hj. Ulfiani Rahman, M.Si dan Dr. Ahmad Afif, M.Si, serta para penguji Prof. Dr. H. Andi Marjuni, M.Pd.I, Prof. Dr. Umar Sulaiman, M.Pd, Prof. Dr. Nursyamsiah, M.Pd.I, dan Penguji Eksternal Prof. Dr. H. Ahmad Razak, S.Psi., M.Psi.

Dalam pemaparannya, Indra Wijaya menegaskan bahwa spiritualitas memiliki peran penting dalam membantu santri menghadapi berbagai tantangan kehidupan di lingkungan pesantren. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan spiritualitas dan dukungan sosial terhadap resiliensi santri dengan school well-being sebagai variabel mediasi.
“Pesantren harus mampu menghadirkan suasana yang happy, loving, being, dan healthy agar mampu membentuk ketahanan mental santri yang kuat,” ungkap Indra Wijaya saat mempresentasikan hasil penelitiannya.
Salah satu penguji, Prof. Dr. Nursyamsiah, M.Pd.I, memberikan apresiasi terhadap penelitian tersebut. Menurutnya, kehidupan di pesantren tidak hanya berbicara tentang proses belajar mengajar, tetapi juga menyangkut dinamika kehidupan yang membentuk ketahanan mental santri. Ia menekankan pentingnya memperhatikan aspek kesejahteraan bukan hanya bagi santri, tetapi juga bagi para guru dan ustaz yang berperan dalam pendidikan di pesantren.
Sementara itu, Penguji Eksternal Prof. Dr. H. Ahmad Razak, S.Psi., M.Psi, memberikan pujian khusus kepada promovendus. Ia menilai penelitian yang dilakukan Indra Wijaya sangat relevan dengan kondisi pendidikan pesantren saat ini serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu psikologi pendidikan dan psikologi Islam.
Kopromotor Dr. Ahmad Afif, M.Si turut memberikan masukan akademik mengenai hubungan konseptual antara spiritualitas dan religiusitas dalam kerangka penelitian yang dilakukan. Menanggapi hal tersebut, Indra Wijaya menegaskan bahwa salah satu kontribusi terbesar penelitian ini adalah memberikan perhatian khusus terhadap aspek school well-being sebagai fondasi penting dalam sistem pendidikan pesantren.

Ketua Penguji sekaligus Promotor, Prof. Dr. H. Hasyim Haddade, S.Ag., M.Ag, menyampaikan pesan kepada doktor baru tersebut agar tidak pernah berhenti belajar dan terus mengembangkan ilmu pengetahuan.
“Gelar doktor bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari tanggung jawab akademik yang lebih besar untuk terus berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pesannya.
Pada kesempatan itu, Indra Wijaya juga menyampaikan rasa syukur dan mendedikasikan capaian akademiknya kepada Ustaz Muzzayyin Arif, yang selama ini menjadi mentor dan sumber inspirasi dalam perjalanan akademiknya.
Berdasarkan hasil sidang promosi, Indra Wijaya berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,00 dan menyelesaikan studi doktoralnya dalam waktu 2 tahun 9 bulan. Ia dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Memuaskan dan resmi menyandang gelar Doktor sebagai Doktor ke-1079 UIN Alauddin Makassar.
Sebagai penutup, Dr. Indra Wijaya menawarkan konsep school well-being sebagai salah satu model sistem pendidikan yang kredibel dan berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, nyaman, dan mendukung perkembangan psikologis peserta didik, khususnya di lingkungan pesantren.

Ujian promosi doktor tersebut turut dihadiri oleh Muzzayyin Arif, Pengasuh Pondok Pesantren Darul Istiqomah Maros, yang memberikan dukungan langsung kepada promovendus. Selain itu, sejumlah dosen dan sivitas akademika Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Timur juga hadir memberikan dukungan, di antaranya H. Andi Tajuddin, S.Psi., M.Kes, Askari, M.Psi, Joko Purwanto, S.Psi., M.M, Munaing, S.Psi., M.Si, Rusliana, S.S., M.Hum, serta mahasiswa Fakultas Psikologi UIT.

Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Universitas Indonesia Timur dan diharapkan dapat semakin memperkuat kontribusi Fakultas Psikologi UIT dalam pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *