Bupati Hurmin Lantik 3 Pejabat Eselon II dan Kukuhkan 57 Kepsek di Sarolangun “Jabatan Adalah Amanah”

Sarolangun, Forumnusantaranews.com-
Bupati Sarolangun H. Hurmin, S.E. resmi melantik dan mengambil sumpah/janji 3 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama JPTP sekaligus mengukuhkan 57 guru yang diberi tugas sebagai kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun Tahun 2026.
Prosesi pelantikan dan pengukuhan berlangsung khidmat di Ruang Pola Kantor Bupati Sarolangun, Selasa (28/7/2026), berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sarolangun Nomor 284 Tahun 2026.
Acara dihadiri Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, Kasdim 0420/Sarko Mayor Inf Abdul Aziz, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, Ketua PN Sarolangun Novarina Manurung, S.H, Wakil Ketua 1 DPRD Sarolangun Cik Marleni, Kajari diwakili Kasi Datun Oktarini Prihanti, S.H, Sekda Ir. Muhamad Arief, R.H, M.UM, unsur Forkopimda, kepala OPD, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Hurmin menegaskan rotasi dan mutasi jabatan merupakan hal lazim dalam birokrasi sebagai bagian dari pembinaan karier ASN, penyegaran organisasi, dan peningkatan efektivitas pemerintahan.
“Jabatan bukan sekadar kehormatan, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada negara, masyarakat, dan Allah SWT. Tunjukkan kinerja terbaik, jaga disiplin, loyalitas, serta terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Hurmin.
Tiga pejabat yang dilantik dan dirotasi jabatannya yaitu.,
Riduan, S.STP., M.E. Sebelumnya Kepala Disdukcapil, kini dipercaya sebagai Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Setiadi. Sebelumnya Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, dilantik menjadi Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah BPPRD, Emalia Sari Sebelumnya Kepala BPPRD, kini mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Disdukcapil.
Kepada Kepala Disdukcapil yang baru, Bupati meminta pelayanan administrasi kependudukan semakin cepat, transparan, dan bebas pungli. Ia juga menekankan optimalisasi program unggulan “Pak Kades Maju” melalui pelayanan jemput bola ke desa dan kelurahan dengan memanfaatkan digitalisasi.
“Pelayanan administrasi kependudukan harus semakin dekat dengan masyarakat. Jangan tunggu masyarakat datang, tetapi pemerintah yang hadir memberikan pelayanan,” ujarnya.
Untuk Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Hurmin meminta langkah konkret meningkatkan populasi ternak dan budidaya perikanan. Ia menyoroti kebutuhan telur, daging sapi, dan komoditas peternakan yang masih dipenuhi dari luar daerah.
“Kita harus mampu meningkatkan produksi lokal. Potensi peternakan dan perikanan kita sangat besar. Ini harus menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” katanya.
Sementara kepada Kepala BPPRD, Bupati menekankan penggalian potensi Pendapatan Asli Daerah PAD melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pajak serta retribusi. Ia juga mendorong penerapan sistem perpajakan berbasis digital untuk menutup kebocoran penerimaan.
“PAD yang kuat menjadi modal utama membiayai pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu seluruh potensi harus dioptimalkan secara profesional dan akuntabel,” ujarnya.
Selain pejabat eselon II, Bupati juga mengukuhkan 57 kepala sekolah sebagai bagian penguatan manajemen pendidikan di Sarolangun.
Hurmin mengingatkan jabatan kepala sekolah bukan sekadar administratif, melainkan amanah besar mencetak generasi penerus bangsa. Kepemimpinan sekolah harus berpedoman pada Permendikbud Nomor 7 Tahun 2025 terkait masa penugasan kepala sekolah, sekaligus mendorong regenerasi kepemimpinan yang sehat.
“Saya titipkan masa depan generasi muda Sarolangun di pundak bapak dan ibu sekalian. Jadilah pemimpin yang mampu menginspirasi, membangun karakter peserta didik, serta menciptakan lingkungan belajar yang inovatif,” katanya.
Para kepala sekolah juga diminta menghadirkan inovasi pembelajaran yang adaptif terhadap teknologi dan kebutuhan zaman. Bupati berpesan agar seluruh kepala sekolah menjaga integritas dan tidak terlibat praktik yang bertentangan dengan aturan.
“Tidak ada lobi-lobi dalam jabatan ini. Amanah ini harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Fokuslah bekerja dengan ikhlas, profesional, dan berorientasi pada kemajuan pendidikan,” pesannya.
Menutup arahannya, Bupati Hurmin mengajak seluruh pejabat dan kepala sekolah memperkuat sinergi antar lembaga, menghilangkan sekat birokrasi, dan bekerja berdasarkan target kinerja yang berdampak nyata.
“Keberhasilan pembangunan Kabupaten Sarolangun membutuhkan dua pilar utama, yakni birokrasi yang responsif dan akuntabel serta sistem pendidikan yang berkualitas dan adaptif terhadap perubahan zaman. Seluruh jabatan yang diamanahkan hari ini harus menjadi energi baru untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan daerah, serta mewujudkan Sarolangun yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing,” pungkas Hurmin.
Kegiatan diakhiri dengan ramah tamah, sesi foto bersama, dan ucapan selamat kepada pejabat dan kepala sekolah yang dilantik.(*)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *