Pemuda Papua Barat Daya Ikut Seleksi Nasional Paskibraka 2026
Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya kembali mengirimkan enam calon pengibar bendera pusaka (Capaska) untuk mengikuti seleksi tingkat nasional dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026. Enam peserta ini terdiri dari tiga putra dan tiga putri yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di wilayah tersebut.
Seleksi nasional yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) akan berlangsung di Jakarta pada tanggal 15 hingga 19 Juni 2026. Dari keenam Capaska yang dikirim, hanya satu pasang yang akan terpilih menjadi anggota Paskibraka Nasional. Sementara dua pasang lainnya akan menjadi cadangan dan bertugas pada upacara tingkat provinsi.
Daftar Calon Peserta yang Dikirim
Untuk kategori putra, perwakilan Papua Barat Daya adalah:
- Agung Klafle dari Kota Sorong
- Natalius Tjaane dari Kabupaten Sorong Selatan
- Pieter Feliks Yapen dari Kabupaten Raja Ampat
Sementara untuk kategori putri, perwakilan adalah:
- Flora Bosawer dari Kabupaten Maybrat
- Vila Delvia Nauri dari Kabupaten Sorong
- Yudith Yesika Mirino dari Kabupaten Tambrauw
Seluruh peserta telah melalui proses seleksi yang ketat dan dinyatakan memenuhi syarat setelah melalui pemeriksaan kesehatan (Medical Check Up) di rumah sakit pemerintah setempat.
Proses Seleksi dan Persiapan
Pelaksana Tugas Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Papua Barat Daya, George Japsenang, menjelaskan bahwa para peserta dipilih dari berbagai kabupaten dan kota di wilayah tersebut. Ia menekankan bahwa seluruh peserta telah melewati tahapan seleksi yang diatur oleh pihak kesbangpol setempat.
Keenam Capaska tersebut telah diserahkan kepada panitia BPIP di Jakarta pada Senin (15/6/2026). Mereka langsung mengikuti pemeriksaan kesehatan sebelum masuk ke lokasi penampungan. Selama proses seleksi, para peserta didampingi oleh perwakilan Kesbangpol Papua Barat Daya serta perwakilan dari kabupaten-kabupaten setempat.
George menambahkan bahwa pendamping memastikan semua kebutuhan peserta terpenuhi selama mengikuti rangkaian seleksi. Hal ini dilakukan agar para peserta dapat fokus dan menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam proses pemilihan.
Tugas Setelah Seleksi
Setelah proses seleksi selesai, hanya satu pasang yang akan terpilih sebagai anggota Paskibraka Nasional. Sementara dua pasang lainnya akan menjadi cadangan dan bertugas pada upacara tingkat provinsi. Bagi peserta yang tidak lolos seleksi nasional, mereka akan kembali ke daerah masing-masing dan berpartisipasi sebagai Paskibraka di tingkat kabupaten maupun kota.
Proses seleksi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memberdayakan pemuda dan memperkuat semangat nasionalisme melalui peran penting dalam peringatan hari kemerdekaan. Keberhasilan peserta dari Papua Barat Daya dalam seleksi ini juga menjadi indikator kuat bahwa potensi dan kompetensi generasi muda di daerah ini tidak kalah dengan daerah lain.
Tinggalkan Balasan