Pangdam XX Tuanku Imam Bonjol Pimpin Penutupan Bakti TNI AD Untuk Rakyat 2026 di Sarolangun Tegaskan Komitmen Kemanunggalan

Sarolangun, Forumnusantaranews.com-
Semangat kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat mewarnai Upacara Penutupan Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun 2026 Kabupaten Sarolangun. Kegiatan digelar di Lapangan Komplek Perkantoran Gunung Kembang, Kabupaten Sarolangun, Senin pagi (27/7/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan menjadi simbol kuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.
Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Panglima Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, Mayor Jenderal TNI Arief Gajah Mada. Dengan mengenakan atribut loreng TNI, kehadiran Pangdam menjadi simbol dedikasi dan pengabdian prajurit kepada bangsa dan negara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sarolangun H. Hurmin, S.E., Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, S.E., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Forkopimda, Komandan Korem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M., Dandim 0420/Sarko Letkol Inf. Yakhya Wisnu Ariyanto, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H.
Jajaran Forkopimda lainnya yang hadir yakni Ketua DPRD Kabupaten Sarolangun yang diwakili Anggota DPRD Nurdin, Ketua Pengadilan Negeri Sarolangun Novarina Manurung, S.H., Kepala Kejaksaan Negeri Sarolangun Taufik, S.H., M.H., Sekretaris Daerah Kabupaten Sarolangun Ir. Muhamad Arief, R.H., M.UM., serta jajaran Pemerintah Kabupaten Sarolangun.
Hadir pula para kepala Organisasi Perangkat Daerah OPD, Camat Sarolangun, ASN, pelajar, unsur TNI-Polri, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Perhubungan, Gerakan Pramuka, insan pers, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan lainnya.
Ratusan peserta mengikuti upacara dengan penuh khidmat. Semangat persatuan dan gotong royong tampak menjadi ruh utama pelaksanaan program Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun 2026.
Program Bakti TNI AD untuk Rakyat merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Program ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik seperti perbaikan infrastruktur, rumah tidak layak huni, dan fasilitas umum, tetapi juga menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial.
Tujuan utamanya adalah mempercepat pembangunan daerah dan menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan.
Kehadiran Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol dalam upacara penutupan tersebut sekaligus menjadi penegasan komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi yang harmonis bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen bangsa.
“Program ini membuktikan bahwa TNI hadir tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan dan mitra strategis pemerintah daerah dalam melayani rakyat,” ungkap salah satu peserta upacara.
Bupati Sarolangun H. Hurmin menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas dedikasi serta pengabdian TNI dalam menyukseskan pelaksanaan program Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun 2026 di Kabupaten Sarolangun.
Menurut Bupati Hurmin, sinergi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Sarolangun selama ini telah memberikan kontribusi besar dalam pembangunan daerah dan pelayanan kepada masyarakat.
“Melalui program tersebut, semangat gotong royong, pengabdian, dan kebersamaan kembali diteguhkan sebagai modal sosial yang penting dalam mewujudkan Kabupaten Sarolangun yang MAJU, Mandiri, Agamis, dan Jujur,” tegas Bupati Hurmin.
Bupati juga menekankan bahwa keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan seluruh OPD, camat, kepala desa, dan masyarakat yang terlibat aktif sejak awal pelaksanaan.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan rangkaian penutupan program Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun 2026. Rangkaian acara berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan.
Puncak acara yang mengundang haru adalah penyerahan bantuan berupa Kaki dan Tangan Prostetik (tangan dan kaki buatan) kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan diserahkan langsung oleh Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, Bupati Sarolangun dan Wakil Bupati Sarolangun.
Bantuan ini menjadi bukti nyata kepedulian TNI dan Pemerintah Daerah terhadap penyandang disabilitas. Diharapkan bantuan tersebut dapat membantu meningkatkan kemandirian, mobilitas, dan kualitas hidup para penerima.
Tangis haru dan senyum sumringah dari para penerima bantuan mewarnai suasana. Momen ini menegaskan bahwa Bakti TNI tidak hanya menyentuh aspek pembangunan fisik, tetapi juga kemanusiaan.
Penutupan program ini menjadi momentum untuk terus memperkuat kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun daerah.
“Sebab, sejatinya pengabdian kepada rakyat merupakan fondasi utama dalam menghadirkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat,” demikian amanat yang mengemuka.
Dengan ditutupnya program Bakti TNI AD untuk Rakyat 2026, Pemkab Sarolangun bersama Kodim 0420/Sarko berkomitmen untuk terus melanjutkan semangat pengabdian ini melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat lainnya.
Upacara ditutup dengan defile pasukan, ramah tamah, dan sesi foto bersama Forkopimda. Gemuruh yel-yel “Bersama Rakyat TNI Kuat” menutup rangkaian kegiatan di Lapangan Gunung Kembang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *