Batang Hari, Forumnusantaranews.com
Pemerintah Kabupaten Batang Hari terus gas pembangunan infrastruktur. Saat ini Pemkab sudah menuntaskan pembangunan Jembatan Sungai Badak Mati I sepanjang 15 meter dan Jembatan Sungai Badak Mati II sepanjang 12 meter.
Selain itu, Pemkab juga merampungkan rekonstruksi Jalan Simpang Lopak Aur–Desa Lopak Aur sepanjang 1,66 kilometer. Hadirnya jalan baru ini membuat akses warga jadi lebih mudah.
Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief saat di Muara Bulian, Senin, menyebut pembangunan ini bentuk komitmen daerah untuk mendongkrak konektivitas dan kesejahteraan warga.
“Jalan dan jembatan ini bukan hanya sebagai penghubung antar wilayah, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar,” katanya.
Bupati menjelaskan, infrastruktur yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang PUTR ini jadi penghubung antarwilayah. Fokusnya di akses dari Desa Simpang Betung menuju Desa Pulau Betung dan desa-desa sekitarnya.
Dengan kondisi jalan dan jembatan yang baru, mobilitas masyarakat diharapkan makin lancar. Warga Kecamatan Pemayung pun lebih gampang menjalankan aktivitas sehari-hari.
Infrastruktur baru ini juga mempercepat waktu tempuh warga. Peningkatan akses transportasi dinilai mampu membuka peluang ekonomi baru.
Pelaku usaha dan masyarakat yang selama ini pakai jalur tersebut kini lebih mudah mengangkut hasil pertanian, perkebunan, serta mendistribusikan kebutuhan lain.
Ia juga menegaskan, seluruh pembangunan infrastruktur itu dibiayai dari APBD. Dana tersebut berasal dari kontribusi masyarakat lewat pajak, sehingga harus dijaga agar manfaatnya bisa dirasakan jangka panjang.
Dengan akses yang lebih baik, masyarakat berharap pembangunan ini terus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan mempercepat perkembangan wilayah di Kecamatan Pemayung. (Nic/Tat)
Pemerintah Kabupaten Batang Hari terus gas pembangunan infrastruktur. Saat ini Pemkab sudah menuntaskan pembangunan Jembatan Sungai Badak Mati I sepanjang 15 meter dan Jembatan Sungai Badak Mati II sepanjang 12 meter.
Selain itu, Pemkab juga merampungkan rekonstruksi Jalan Simpang Lopak Aur–Desa Lopak Aur sepanjang 1,66 kilometer. Hadirnya jalan baru ini membuat akses warga jadi lebih mudah.
Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief saat di Muara Bulian, Senin, menyebut pembangunan ini bentuk komitmen daerah untuk mendongkrak konektivitas dan kesejahteraan warga.
“Jalan dan jembatan ini bukan hanya sebagai penghubung antar wilayah, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar,” katanya.
Bupati menjelaskan, infrastruktur yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang PUTR ini jadi penghubung antarwilayah. Fokusnya di akses dari Desa Simpang Betung menuju Desa Pulau Betung dan desa-desa sekitarnya.
Dengan kondisi jalan dan jembatan yang baru, mobilitas masyarakat diharapkan makin lancar. Warga Kecamatan Pemayung pun lebih gampang menjalankan aktivitas sehari-hari.
Infrastruktur baru ini juga mempercepat waktu tempuh warga. Peningkatan akses transportasi dinilai mampu membuka peluang ekonomi baru.
Pelaku usaha dan masyarakat yang selama ini pakai jalur tersebut kini lebih mudah mengangkut hasil pertanian, perkebunan, serta mendistribusikan kebutuhan lain.
Ia juga menegaskan, seluruh pembangunan infrastruktur itu dibiayai dari APBD. Dana tersebut berasal dari kontribusi masyarakat lewat pajak, sehingga harus dijaga agar manfaatnya bisa dirasakan jangka panjang.
Dengan akses yang lebih baik, masyarakat berharap pembangunan ini terus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan mempercepat perkembangan wilayah di Kecamatan Pemayung. (Nic/Tat)
Tinggalkan Balasan