Jambi, Forumnusantaranews.com-
Tak butuh waktu lama. Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia PWI Provinsi Jambi sisa masa bakti 2022-2027 langsung bergerak usai dikukuhkan PWI Pusat pertengahan Juni 2026 lalu.
Langkah konkret pertama ditunjukkan dengan menggelar rapat konsolidasi dan koordinasi rakor perdana di Sekretariat PWI Provinsi Jambi, Senin (6/7/2026).
Rakor ini bukan sekadar seremonial. Ini menjadi pijakan awal menyatukan visi seluruh jajaran pengurus sekaligus menyusun peta jalan organisasi hingga akhir masa bakti.
Ketua PWI Provinsi Jambi HR Ridwan Agus Depati mengatakan, rakor ini sekaligus menindaklanjuti arahan PWI Pusat terkait penguatan tata kelola dan pelaporan kegiatan.
“Saya diberi waktu kurang lebih tiga bulan setelah dikukuhkan kembali pada Juni 2026 lalu untuk melaporkan progres kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Pengurus PWI Jambi kepada Pengurus PWI Pusat,” ujarnya.
Artinya, dalam 90 hari ke depan, pengurus harus sudah menunjukkan hasil kerja nyata di lapangan.
Selain program kerja, isu krusial yang disorot dalam rakor adalah penataan administrasi keanggotaan. Selama ini, persoalan validitas data anggota masih menjadi catatan.
Ridwan Agus menegaskan, PWI Jambi akan serius membenahi hal ini. Seluruh data anggota harus diperbarui dan ditertibkan sesuai statusnya: anggota muda, anggota biasa, hingga anggota seumur hidup.
“Jangan sampai ada yang mengaku sebagai wartawan, tetapi tidak memiliki kartu anggota PWI. Karena itu, persoalan administrasi keanggotaan harus benar-benar ditata dengan baik dan menjadi tanggung jawab bidang organisasi,” tegasnya.
Bagi Ridwan Agus, validitas data bukan soal administrasi semata. Ini menyangkut marwah dan kredibilitas organisasi profesi wartawan di mata publik.
“Dengan data yang tertib, PWI Jambi akan semakin profesional, tertib, dan mampu memberikan pelayanan organisasi yang lebih baik kepada seluruh anggotanya,” tambahnya.
Rakor perdana ini menjadi sinyal kuat. Pengurus PWI Jambi di bawah kepemimpinan Ridwan Agus Depati berkomitmen memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan kualitas organisasi, dan menjalankan amanah PWI Pusat secara maksimal hingga 2027.
Dari sekretariat inilah langkah pembenahan dimulai. Targetnya jelas: PWI Jambi yang lebih solid, profesional, dan dipercaya anggotanya.(Nic/Tat)
Tak butuh waktu lama. Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia PWI Provinsi Jambi sisa masa bakti 2022-2027 langsung bergerak usai dikukuhkan PWI Pusat pertengahan Juni 2026 lalu.
Langkah konkret pertama ditunjukkan dengan menggelar rapat konsolidasi dan koordinasi rakor perdana di Sekretariat PWI Provinsi Jambi, Senin (6/7/2026).
Rakor ini bukan sekadar seremonial. Ini menjadi pijakan awal menyatukan visi seluruh jajaran pengurus sekaligus menyusun peta jalan organisasi hingga akhir masa bakti.
Ketua PWI Provinsi Jambi HR Ridwan Agus Depati mengatakan, rakor ini sekaligus menindaklanjuti arahan PWI Pusat terkait penguatan tata kelola dan pelaporan kegiatan.
“Saya diberi waktu kurang lebih tiga bulan setelah dikukuhkan kembali pada Juni 2026 lalu untuk melaporkan progres kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Pengurus PWI Jambi kepada Pengurus PWI Pusat,” ujarnya.
Artinya, dalam 90 hari ke depan, pengurus harus sudah menunjukkan hasil kerja nyata di lapangan.
Selain program kerja, isu krusial yang disorot dalam rakor adalah penataan administrasi keanggotaan. Selama ini, persoalan validitas data anggota masih menjadi catatan.
Ridwan Agus menegaskan, PWI Jambi akan serius membenahi hal ini. Seluruh data anggota harus diperbarui dan ditertibkan sesuai statusnya: anggota muda, anggota biasa, hingga anggota seumur hidup.
“Jangan sampai ada yang mengaku sebagai wartawan, tetapi tidak memiliki kartu anggota PWI. Karena itu, persoalan administrasi keanggotaan harus benar-benar ditata dengan baik dan menjadi tanggung jawab bidang organisasi,” tegasnya.
Bagi Ridwan Agus, validitas data bukan soal administrasi semata. Ini menyangkut marwah dan kredibilitas organisasi profesi wartawan di mata publik.
“Dengan data yang tertib, PWI Jambi akan semakin profesional, tertib, dan mampu memberikan pelayanan organisasi yang lebih baik kepada seluruh anggotanya,” tambahnya.
Rakor perdana ini menjadi sinyal kuat. Pengurus PWI Jambi di bawah kepemimpinan Ridwan Agus Depati berkomitmen memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan kualitas organisasi, dan menjalankan amanah PWI Pusat secara maksimal hingga 2027.
Dari sekretariat inilah langkah pembenahan dimulai. Targetnya jelas: PWI Jambi yang lebih solid, profesional, dan dipercaya anggotanya.(Nic/Tat)
Tinggalkan Balasan