NANGA BULIK, .CO –
Kabar gembira datang dari Kabupaten Lamandau. Pemerintah pusat telah menyalurkan Dana Insentif Daerah (DID)/APBN sebesar Rp40 miliar kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau. Dana ini ditujukan untuk mempercepat peningkatan dua ruas jalan strategis, yaitu Jalan Simpang Sepaku–Perigi dan Jalan Perigi–Melata. Dengan dana tambahan ini, total anggaran pembangunan kedua ruas tersebut pada tahun ini mencapai sekitar Rp66 miliar.
Dana tersebut berasal dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2025 yang bertujuan untuk mempercepat pengembangan infrastruktur jalan di daerah-daerah. Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menyampaikan bahwa dana segar ini akan digunakan secara khusus untuk mempercepat pengerjaan dua jalur vital tersebut. Ia mengungkapkan bahwa dana ini diharapkan mulai dicairkan pada Agustus 2026 agar proses pembangunan bisa segera dimulai.
“Alhamdulillah, kita mendapat suntikan Dana Insentif Daerah (DID)/APBN melalui Inpres Nomor 11 Tahun 2025 sebesar Rp40 miliar untuk peningkatan Jalan Simpang Sepaku–Perigi dan Jalan Perigi–Melata,” ujar Rizky saat berbicara kepada wartawan Senin (27/7) di Nanga Bulik.
Alokasi dana sebesar Rp40 miliar ini dibagi merata untuk kedua ruas jalan. Masing-masing ruas mendapatkan Rp20 miliar. Penyaluran dana ini tidak lepas dari prestasi Pemkab Lamandau yang berhasil meraih Peringkat I Nasional Penyelenggaraan Jalan Terbaik dalam ajang Sutami Award 2025 dari Kementerian Pekerjaan Umum RI.
Dengan dana tambahan dari APBN ini, total anggaran pembangunan dan peningkatan kedua ruas jalan tersebut pada tahun ini mencapai angka sekitar Rp66 miliar. Anggaran ini berasal dari beberapa sumber pendanaan, antara lain:
- APBN (Inpres/DID): Rp40 miliar
- APBD Provinsi Kalteng: Rp17,5 miliar
- APBD Kabupaten Lamandau: Rp8,7 miliar
Adanya sinergi antara berbagai sumber pendanaan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur jalan. Dengan adanya peningkatan kualitas jalan, diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Kabupaten Lamandau.
Selain itu, peningkatan dua ruas jalan ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat setempat, terutama dalam hal mobilitas dan distribusi kebutuhan pokok. Dengan jalan yang lebih baik, transportasi dan logistik akan menjadi lebih efisien, sehingga membantu perekonomian masyarakat.
Proses pengerjaan proyek ini akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan rencana yang telah disusun oleh pihak terkait. Dengan dukungan dana yang cukup besar, diharapkan proyek ini dapat selesai tepat waktu dan memberikan hasil yang maksimal bagi masyarakat.
Tinggalkan Balasan