Jambi, Forumnusantaranews.com-
Sinergi Badan Narkotika Nasional Provinsi BNNP Jambi bersama Bea Cukai Jambi membuahkan hasil. Jaringan peredaran gelap narkotika di Kota Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi berhasil dibongkar. Sebanyak 9 tersangka ditangkap dalam operasi gabungan 27–28 Juli 2026.
Kepala BNNP Jambi Brigjen Pol. Asep Saepudin mengatakan, pengungkapan berawal dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di kawasan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.
“Laporan warga kami tindaklanjuti cepat. Bersama Bea Cukai kami lakukan penyelidikan dan pengembangan hingga ke beberapa titik di Kota Jambi dan Muaro Jambi,” ujar Asep, Rabu (29/7/2026).
Dari operasi tersebut, petugas mengamankan barang bukti 146,59 gram sabu, 766 butir ekstasi, uang tunai Rp7,52 juta, telepon genggam, kendaraan bermotor, timbangan digital, plastik klip, dan buku catatan transaksi.
Barang bukti itu diduga digunakan untuk mengemas dan mendistribusikan narkotika ke sejumlah wilayah di Provinsi Jambi.
Pengembangan kasus mengantarkan petugas menangkap sembilan orang tersangka dengan peran berbeda. Mulai dari pengendali, kurir, hingga pengedar.
Menariknya, penyidik juga mendalami dugaan adanya komunikasi salah satu tersangka dengan orang di dalam lembaga pemasyarakatan. Hal ini membuka peluang adanya jaringan yang lebih luas.
“Kami masih dalami. Tidak menutup kemungkinan ada pihak lain yang terlibat. Proses penyidikan terus berjalan,” tegas Asep.
Kini seluruh tersangka ditahan di BNNP Jambi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Brigjen Asep mengapresiasi keberanian masyarakat yang berani memberikan informasi.
“Kami mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi sehingga pengungkapan kasus dapat dilakukan secara cepat dan efektif,” katanya.
Ia mengimbau masyarakat Jambi untuk terus waspada dan tidak ragu melapor ke BNNP atau aparat terdekat jika mengetahui adanya peredaran narkoba di lingkungannya.
BNNP Jambi bersama Bea Cukai menegaskan komitmen memberantas narkotika hingga ke akar-akarnya demi menyelamatkan generasi muda Jambi.(Tim)
Sinergi Badan Narkotika Nasional Provinsi BNNP Jambi bersama Bea Cukai Jambi membuahkan hasil. Jaringan peredaran gelap narkotika di Kota Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi berhasil dibongkar. Sebanyak 9 tersangka ditangkap dalam operasi gabungan 27–28 Juli 2026.
Kepala BNNP Jambi Brigjen Pol. Asep Saepudin mengatakan, pengungkapan berawal dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di kawasan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.
“Laporan warga kami tindaklanjuti cepat. Bersama Bea Cukai kami lakukan penyelidikan dan pengembangan hingga ke beberapa titik di Kota Jambi dan Muaro Jambi,” ujar Asep, Rabu (29/7/2026).
Dari operasi tersebut, petugas mengamankan barang bukti 146,59 gram sabu, 766 butir ekstasi, uang tunai Rp7,52 juta, telepon genggam, kendaraan bermotor, timbangan digital, plastik klip, dan buku catatan transaksi.
Barang bukti itu diduga digunakan untuk mengemas dan mendistribusikan narkotika ke sejumlah wilayah di Provinsi Jambi.
Pengembangan kasus mengantarkan petugas menangkap sembilan orang tersangka dengan peran berbeda. Mulai dari pengendali, kurir, hingga pengedar.
Menariknya, penyidik juga mendalami dugaan adanya komunikasi salah satu tersangka dengan orang di dalam lembaga pemasyarakatan. Hal ini membuka peluang adanya jaringan yang lebih luas.
“Kami masih dalami. Tidak menutup kemungkinan ada pihak lain yang terlibat. Proses penyidikan terus berjalan,” tegas Asep.
Kini seluruh tersangka ditahan di BNNP Jambi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Brigjen Asep mengapresiasi keberanian masyarakat yang berani memberikan informasi.
“Kami mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi sehingga pengungkapan kasus dapat dilakukan secara cepat dan efektif,” katanya.
Ia mengimbau masyarakat Jambi untuk terus waspada dan tidak ragu melapor ke BNNP atau aparat terdekat jika mengetahui adanya peredaran narkoba di lingkungannya.
BNNP Jambi bersama Bea Cukai menegaskan komitmen memberantas narkotika hingga ke akar-akarnya demi menyelamatkan generasi muda Jambi.(Tim)
Tinggalkan Balasan