Merangin, Forumnusantaranews.com-
Percepatan pembangunan infrastruktur terus digeber Bupati Merangin H M Syukur. Selain fokus pengaspalan jalan, orang nomor satu di Bumi Tali Undang Tambang Teliti ini juga menuntaskan pembangunan turap bronjong di Desa Meranti, Kecamatan Renah Pamenang.
Infrastruktur penahan tebing ini dibangun untuk mengantisipasi ancaman tanah longsor yang selama ini rawan memakan badan jalan utama penghubung antar-desa.
Melalui Camat Renah Pamenang Kusranto, Bupati mengabarkan bahwa proyek mitigasi bencana ini berhasil diselesaikan dalam waktu relatif singkat.
Pengerjaan fisik di lapangan hanya memakan waktu sekitar 10 hari kerja. Kecepatan ini berkat sinergi kuat antara jajaran pemerintah daerah dan para pekerja di lapangan, sehingga kerusakan jalur penghubung bisa langsung teratasi.
‘’Alhamdulillah sekarang pengendara akan merasa aman dan nyaman melewati jalan yang sebelumnya dianggap rawan itu, karena lubang yang menganga memakan badan jalan akibat longsor sudah ditimbun,’’ ujar Kusranto, Senin kemarin.
Pemerintah Kabupaten Merangin berharap keberadaan dinding penahan tanah ini memberi dampak positif dan perlindungan jangka panjang bagi masyarakat sekitar.
Selain mengutamakan aspek keselamatan, infrastruktur yang kokoh ini juga menjadi pilar penting dalam memperlancar jalur distribusi logistik dan mobilitas harian warga.
Aparatur kecamatan setempat mengakui, dengan kondisi jalan yang mantap dan bebas dari ancaman longsor, urat nadi perekonomian masyarakat di sektor perkebunan dan pertanian akan tumbuh lebih bergairah.
Hasil bumi kini dapat diangkut menuju pasar dengan lebih cepat tanpa terkendala hambatan akses jalan yang rusak.
Langkah cepat ini menjadi bukti bahwa Pemkab Merangin tidak hanya membangun, tetapi juga menjaga keselamatan warga di pelosok daerah.(Tat/Nic)
Percepatan pembangunan infrastruktur terus digeber Bupati Merangin H M Syukur. Selain fokus pengaspalan jalan, orang nomor satu di Bumi Tali Undang Tambang Teliti ini juga menuntaskan pembangunan turap bronjong di Desa Meranti, Kecamatan Renah Pamenang.
Infrastruktur penahan tebing ini dibangun untuk mengantisipasi ancaman tanah longsor yang selama ini rawan memakan badan jalan utama penghubung antar-desa.
Melalui Camat Renah Pamenang Kusranto, Bupati mengabarkan bahwa proyek mitigasi bencana ini berhasil diselesaikan dalam waktu relatif singkat.
Pengerjaan fisik di lapangan hanya memakan waktu sekitar 10 hari kerja. Kecepatan ini berkat sinergi kuat antara jajaran pemerintah daerah dan para pekerja di lapangan, sehingga kerusakan jalur penghubung bisa langsung teratasi.
‘’Alhamdulillah sekarang pengendara akan merasa aman dan nyaman melewati jalan yang sebelumnya dianggap rawan itu, karena lubang yang menganga memakan badan jalan akibat longsor sudah ditimbun,’’ ujar Kusranto, Senin kemarin.
Pemerintah Kabupaten Merangin berharap keberadaan dinding penahan tanah ini memberi dampak positif dan perlindungan jangka panjang bagi masyarakat sekitar.
Selain mengutamakan aspek keselamatan, infrastruktur yang kokoh ini juga menjadi pilar penting dalam memperlancar jalur distribusi logistik dan mobilitas harian warga.
Aparatur kecamatan setempat mengakui, dengan kondisi jalan yang mantap dan bebas dari ancaman longsor, urat nadi perekonomian masyarakat di sektor perkebunan dan pertanian akan tumbuh lebih bergairah.
Hasil bumi kini dapat diangkut menuju pasar dengan lebih cepat tanpa terkendala hambatan akses jalan yang rusak.
Langkah cepat ini menjadi bukti bahwa Pemkab Merangin tidak hanya membangun, tetapi juga menjaga keselamatan warga di pelosok daerah.(Tat/Nic)
Tinggalkan Balasan