Bulukumba, forumnusantaranews.com
Yayasan Indonesia Timur terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan melalui percepatan persiapan operasional Rumah Sakit Wisata 4 Universitas Indonesia Timur (UIT) Kabupaten Bulukumba.
Dalam rangka mendukung rencana pembukaan dan operasional rumah sakit tersebut, Yayasan Indonesia Timur mulai melengkapi berbagai peralatan medis maupun nonmedis. Proses pengadaan dan pemasangan alat kesehatan itu telah dimulai pada bulan ini dan ditargetkan rampung pada pertengahan bulan depan.
Peralatan medis yang telah didatangkan selanjutnya akan diajukan untuk dilakukan uji coba dan uji kelayakan oleh perusahaan berlisensi guna memastikan seluruh alat siap beroperasi dan layak digunakan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjamin keamanan, mutu, serta standar penggunaan alat kesehatan sesuai standar rumah sakit dan Standar Nasional Indonesia (SNI).
Selain melengkapi fasilitas rumah sakit, Yayasan Indonesia Timur juga mulai melakukan pembenahan sumber daya manusia (SDM) yang akan menjalankan manajemen serta teknis operasional rumah sakit. Saat ini, sejumlah lamaran kerja telah masuk ke Yayasan Indonesia Timur di Makassar.
Tidak hanya itu, proses rekrutmen dokter, tenaga medis, dan tenaga nonmedis juga mulai dilakukan untuk mendukung operasional Rumah Sakit Wisata 4 Universitas Indonesia Timur Kabupaten Bulukumba.
Rumah sakit yang direncanakan mulai beroperasi pada akhir tahun 2026 ini nantinya akan melayani masyarakat Kabupaten Bulukumba dan daerah sekitarnya, seperti Kabupaten Sinjai, Kepulauan Selayar, Bantaeng, hingga Jeneponto.
Sebagai bentuk komitmen pelayanan sosial kepada masyarakat, Yayasan Indonesia Timur juga menegaskan akan memberikan subsidi layanan kesehatan bagi pasien kurang mampu maupun tidak mampu. Masyarakat dapat memperoleh layanan pengobatan gratis dengan menunjukkan surat keterangan tidak mampu dari pemerintah setempat.
Owner Rumah Sakit Wisata 4, H. Haruna, berharap rumah sakit tersebut segera memperoleh izin operasional dari pemerintah agar aktivitas pelayanan kesehatan dapat segera dimulai.
“Kami berharap doa dan dukungan dari seluruh masyarakat serta dukungan pemerintah agar seluruh proses berjalan lancar dan rumah sakit ini segera beroperasi melayani masyarakat,” ujar H. Haruna kepada media Kamis (28/5/2026).
Tinggalkan Balasan